KATALIS KOAGULASI

Diposting oleh gunawan irwan daiichi pada 21:19, 22-Mar-16

Aku masih duduk di bangku cemas tepat pada meja curiga. Menyulut cemburu, menanyakan waktu pada kesibukanmu, berharap ada sedikit aku di sela hidupmu.

Berapa harga sebuah tanggal merah? Aku ingin membeli semua kesibukanmu..

Tiada tanggal yang bergerak, tanpa suara di redam bisu aksara. Bukan diam yang membungkam namun hadirnya telah menyeretku dalam kelam. Kau terlalu repot mengelak, padahal bersamanya kau telah merencanakan masa depanmu kelak. Kau terlalu repot berbaik hati, padahal bersamanya kau telah siapkan penghulu untuk mengikat janji. Aku kalah, kau memilih jatuh dalam pelukan yang kau rasa lebih mewah.

Kau pembohong.
Kau tak pernah sibuk. Hatimu yang tak pernah terketuk.
Kau pendusta.
Kau tak pernah tak punya waktu. Hatimu yang telah terisi sosok baru.

Aku masih ingat satu waktu dimana kau menyambutku dengan teh hangat di ruang tamu. Simpul senyum yang matahari pun memilih sembunyi melihat cerahmu. Kau dan aku bertukar janji akan seperti apa kita nanti di masa tua. Aku menyanjungmu begitu dalam, kau memujiku seperti tak ada pria lain yang pernah dilahirkan.

Di dekatmu, cita-citaku hanyalah menjadi telinga.
Mendengarkan suaramu adalah alasanku tetap ada di dunia.

Di kejauhanmu, tujuan hidupku hanyalah pulang.
Melihat kau menua adalah alasanku menjaga degub jantungmu tetap tenang.

Bibirmu terus berirama mengeja kata demi kata. Kau menjadi begitu angkuh menceritakan kejadian. Semua hal yang kau banggakan, semua bahagia yang ingin kau sampaikan. Bukan karyaku yang kau beri tanda seru, bukan pula setiaku yang meriuh haru. Kita terpisah jarak, dan disitulah muara cerita bergejolak.

Adalah satu lelaki, awal semua ceritamu tak bisa berhenti.

Perih.

Nadiku berdenyut lirih.

Kita berada di bawah angkasa yang sama, namun kenyataannya atmosfir kita jauh berbeda. Kaulah poros kenapa rinduku bisa terisi, namun bukan aku yang kau jadikan alasan rasa berotasi. Aku termakan delusi. Aku terlalu percaya janji.

Mimpi-mimpi kita sudah tak ada bedanya dengan dongeng menjelang tidur. Aku tak mau berdebat lagi tentang hal-hal yang bisa membuat dadaku semakin sesak dan harapku semakin terbentur. Telah berulang kali aku mengakui, aku menyukaimu tanpa alasan! Lalu bagian mana lagi yang terus menerus kau pertanyakan?!

Aku masih ingin mengungkap indahmu lewat karyaku. Terlalu lama aku menggoreskan warna, sekejam itu kau balas dengan menggoreskan luka.

Aku salah.
Aku bukanlah telinga. Aku hanya terpesona.
Aku bodoh.
Aku bukan tak mau pergi. Aku hanya lelaki yang enggan melangkah lagi.

Baiklah.

Aku bersumpah.

Akan tiba saatnya kau mencariku kembali. Ketika mulutmu tak sabar memberi jawaban atas semua tindakan, ketika kau ingin membela hakmu sebagai pemilik perasaan, ketika rasa sesalmu memuncak dan rindumu akhirnya meledak.

Waktu akan menamparmu dengan sangat bijaksana. Terimakasih atas kesadaran yang terlambat, di titik itu hanya akan terucap kalimat:
Menangislah...

Copyright
@wiranagara

DISTILASI ALKENA

Diposting oleh gunawan irwan daiichi pada 21:07, 22-Mar-16

Pernah bahagia kita merekah indah tanpa sedikitpun gelisah, saat lantunan rindu adalah alasan setiap pertemuan, saat mencintaimu bukan hanya sekedar lamunan. Semurung mendung sederas hujan, mimpiku memuai hebat pada ketiadaan. Aku tak pernah menyesal akan keputusanmu memilihnya, yang aku sesalkan adalah tiada sedetikpun kesempatan bagiku membuatmu bahagia.. Kesalahanku, menjadikanmu alasan segala rindu.. Waktu pun mengurai tetes hujan menjadi bulir-bulir kenangan. Ia menelusup... [Baca selengkapnya]

Photography Sederhana

Diposting oleh gunawan irwan daiichi pada 00:04, 30-Jan-16

ThumbnailAkhir - akhir ini fotografi menjadi lifestyle atau udah jadi gaya hidup nih sob, kalo travelling pasti kamera DSLR gak absen gantung di leher hehe, tapi itu loh harganya lumayan haha Jadi buat gua yg cuma punya gaji pas nih sob gua akalin biar bisa ngikut - ngikut kayak orang - orang gitu haha Ya salah satunya manfaatin kamera smartphone nih, yang... [Baca selengkapnya]

Mengenal Wanita Inflasi

Diposting oleh gunawan irwan daiichi pada 23:09, 18-Jan-16

Coach Lex pernah berbicara tentang detoks paradigma. Kita akan memulainya hari ini. Saya sarankan Anda menyimpan artikel ini ke Notepad / Word, dan membacanya di rumah, berkali-kali jika memang perlu. Secara kasar dan untuk kepentingan artikel ini, kita membagi wanita menjadi 4 tipe. Tipe A: wanita cantik. Cute, hot dan seksi. Selera universal semua pria-pria. Tipe B: wanita lumayan. Tipe "oke lah". Tidak... [Baca selengkapnya]

Tahun Baru

Diposting oleh gunawan irwan daiichi pada 12:09, 30-Des-15

Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan tahun baru. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas negara-negara di dunia. Sejarah Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45... [Baca selengkapnya]